Iced Americano atau yang sering disebut juga Americano Ice merupakan salah satu minuman kopi dingin yang banyak digemari pecinta kopi. Minuman ini dibuat dengan cara mencampurkan satu atau dua shot espresso dengan air dingin dan tambahan es batu, menghasilkan rasa kopi yang kuat namun tetap terasa ringan dan menyegarkan.

Karena kesederhanaannya, Iced Americano sering menjadi pilihan utama untuk menikmati kopi dingin tanpa rasa manis berlebihan. Namun, tahukah Anda bahwa banyak orang sering bingung membedakan antara Iced Americano dan cold brew coffee ? Apa sebenarnya perbedaan dari kedua jenis kopi dingin ini? Yuk, simak penjelasan lengkapnya di bawah ini!
Apa Perbedaan Americano Ice dan Cold Brew?
Kopi kini bukan sekadar minuman, melainkan bagian dari gaya hidup banyak orang di berbagai belahan dunia. Seiring perkembangan tren minum kopi, varian kopi dingin pun semakin digemari, khususnya di wilayah tropis seperti Indonesia. Dari sekian banyak pilihan, dua jenis kopi dingin yang sering jadi favorit adalah Iced Americano dan Cold Brew.
Meski sama-sama berbasis kopi hitam dan disajikan dingin, Americano Ice dan Cold Brew punya karakteristik rasa dan proses pembuatan yang sangat berbeda. Tak sedikit penikmat kopi yang masih bingung membedakan keduanya, padahal mengetahui perbedaan ini bisa membantu Anda memilih kopi yang paling sesuai dengan selera.
Nah, buat Anda pecinta kopi yang penasaran, berikut perbedaan antara Cold Brew dan Americano Ice yang perlu Anda tahu sebelum memesan kopi favorit Anda.
1. Komposisi dan Bahan Dasar
Perbedaan utama antara cold brew dan americano terletak pada bahan dasar serta proses penyeduhannya.
Cold Brew dibuat dengan merendam bubuk kopi kasar dalam air dingin atau suhu ruang selama 12 hingga 24 jam. Proses ekstraksi yang lambat ini menghasilkan kopi dengan rasa yang lebih halus, tidak terlalu asam, dan cenderung manis secara alami. Untuk hasil terbaik, disarankan menggunakan biji kopi yang memiliki karakter rasa fruity atau sweet note yang menonjol.
Sementara itu, Iced Americano berasal dari espresso yang diseduh menggunakan air panas, lalu ditambahkan air dingin dan es batu. Umumnya, satu gelas iced americano terdiri dari dua shot espresso yang menghasilkan rasa lebih kuat, tajam, dan cenderung pahit, dibanding cold brew.
Baca Juga :
2. Tingkat Gilingan Biji Kopi
Salah satu perbedaan signifikan antara cold brew dan americano ice terletak pada tekstur gilingan biji kopi yang digunakan. Cold brew membutuhkan gilingan kasar, karena metode perendaman dalam air dingin berlangsung lama. Gilingan kasar memungkinkan air meresap perlahan tanpa mengekstrak terlalu banyak rasa pahit, sehingga menghasilkan minuman yang lembut dan tidak terlalu tajam.
Berbeda dengan itu, iced americano dibuat dari espresso, sehingga membutuhkan gilingan halus agar tekanan tinggi dari mesin espresso dapat mengekstrak rasa dengan optimal dalam waktu singkat.
3. Metode Penyeduhan
Proses penyeduhan cold brew memerlukan waktu yang jauh lebih lama dibanding americano. Bubuk kopi kasar direndam dalam air dingin selama 8 hingga 24 jam, lalu disaring untuk menghasilkan kopi dingin yang smooth. Proses ini biasanya dilakukan di kulkas atau pada suhu ruang, tergantung preferensi.
Sebaliknya, iced americano dibuat dengan cara menyeduh espresso terlebih dahulu menggunakan mesin, lalu ditambahkan air dingin dan es batu. Proses ini jauh lebih cepat dan bisa dinikmati seketika tanpa perlu menunggu lama.
4. Karakter Rasa
Dari segi rasa, cold brew dikenal memiliki profil rasa yang lebih halus, dengan tingkat keasaman yang rendah dan sentuhan manis alami dari biji kopi. Rasa ini muncul karena proses perendaman dingin yang minim oksidasi.
Sementara itu, iced americano memiliki rasa yang lebih kuat dan bold. Karena berasal dari espresso, cita rasanya cenderung lebih pahit dan pekat, cocok untuk Anda yang menyukai kopi dengan karakter yang intens dan tegas.
5. Cara Penyajian
Cold brew biasanya disajikan dalam kondisi dingin, lengkap dengan es batu. Teksturnya tetap ringan meski ditambahkan es, sehingga cocok diminum di siang hari atau saat cuaca panas.
Sebaliknya, americano lebih fleksibel. Anda bisa menikmatinya dalam bentuk panas maupun dingin. Iced americano cocok untuk penyegaran, sedangkan versi panasnya memberikan pengalaman minum kopi yang klasik dan kuat.
Siap Memulai Bisnis Kopi? Bermitralah dengan BBL Sekarang!
Jika Anda tertarik untuk memulai atau mengembangkan bisnis di industri kopi. Saatnya bermitra dengan PT Bumi Boga Laksmi (BBL), pabrik kopi bersertifikasi ISO 22000 yang telah terbukti menghadirkan produk berkualitas tinggi untuk pasar lokal maupun internasional.
Dengan kapasitas produksi harian mencapai 17 ton biji kopi sangrai, BBL siap menjadi mitra andal Anda dalam menyediakan pasokan kopi berkualitas secara konsisten. Kami menghadirkan berbagai produk kopi unggulan seperti roasted coffee beans Arabica dan Robusta, kopi drip bag, hingga raw green beans yang cocok untuk berbagai segmen bisnis.
Tak hanya itu, BBL juga menawarkan layanan OEM atau jasa maklon kopi dalam berbagai varian, termasuk kopi bubuk kemasan, kopi instan 2-in-1 dan 3-in-1. Serta biji kopi panggang untuk kebutuhan coffee shop, hotel, restoran, maupun distributor kopi skala besar.
Bersama BBL, Anda tak hanya mendapatkan produk berkualitas, tetapi juga dukungan produksi yang profesional dan berstandar tinggi. Wujudkan brand kopi impian Anda dengan mitra terpercaya yang sudah berpengalaman di dunia roasting dan manufaktur kopi.
Hubungi kami sekarang dan mulai langkah sukses Anda di bisnis kopi bersama Bumi Boga Laksmi!